NAMA : Andika Imam Santosa
NIM : 16100049
Sistem Pakar Penyakit Mata
FAKULTAS TEKNIK SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA
BANDUNG
2013
PENDAHULUAN
Abstrak
Pembuatan sistem pakar penyakit mata adalah salah satu cara mengatasi keluhan penyakit pada mata dengan sistem komputerisasi, penyakit mata yang sering dialami adalah keluhan rabun jauh dan rabun dekat, setiap orang yang mengalami keluhan dengan matanya sering mengalami kesulitan dalam banyak hal, maka dari itu dengan adanya sistem pakar penyakit mata diharapkan akan mempermudah menganalisa keluhan mata bagi penderitanya tanpa harus berangkat ke dokter spesialis terlebih dahulu.
Pada akhirnya setelah program ini dibuat, diharapkan dapat mempermudah pekerjaan dokter spesialis dan mempermudah akses bagi penderita keluhan mata, yang nantinya akan ditangani secara profesional oleh dokter ahlinya, dengan seperti itu akan lebih mengefisienkan baik dari sisi dokter spesialis maupun dari penderita keluhan mata itu sendiri.
1.1.
Latar Belakang
Mata sebagai jendela
dunia bagi manusia adalah salah satu organ tubuh yang sangat penting. Sebagai
salah satu dari lima indera manusia, mata berguna untuk menyampaikan informasi
visual kepada otak. Apabila mata mengalami gangguan fungsi yang disebabkan
penyakit, informasi yang dihasilkan dari lima indera akan mengalami
ketidakseimbangan yang sudah pasti berujung pada gangguan dalam aktivitas
keseharian manusia.
Penyakit mata yang
termasuk dalam kategori semi gawat yang sampai saat ini dapat diidentifikasi
sebanyak 19 macam, dengan 57 macam gejala yang mungkin saja muncul.
Penyakit-penyakit tersebut jika tidak ditangani secara cepat dapat
mengakibatkan kebutaan. Penanganan yang cepat dan tepat membutuhkan diagnosa
yang akurat, dan diagnosa yang akurat membutuhkan kerja sama semua pihak,
termasuk dokter dan pihak pasien.
Klinik atau rumah sakit bagi masyarakat perkotaan
adalah fasilitas publik yang lumrah ditemukan, tetapi tidak bagi masyarakat
yang tinggal jauh dari kota. Sarana dan prasarana yang minim adalah masalah
pokok bagi masyarakat yang tinggal jauh dari kota, terutama masyarakat yang
tinggal di luar pulau Jawa. Masyarakat yang
membutuhkan fasilitas kesehatan yang memadai, harus menempuh jarak yang cukup jauh menuju kota agar
dapat menggunakan layanan kesehatan yang dibutuhkan.
Tetapi hal itu tidak menjamin bahwa masyarakat
mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan,
karena dalam berbagai kasus jumlah tenaga ahli kesehatan yang spesifik,
misalkan spesialis penyakit mata, tidak seimbang dengan jumlah pasien.
Sistem pakar dapat digunakan para dokter/tenaga medis sebagai
alternatif dalam mendiagnosa penyakit mata, dengan waktu yang lebih singkat. Selain itu aplikasi tersebut diharapkan dapat digunakan dengan
mudah oleh setiap tenaga kesehatan di manapun berada, tanpa keharusan kehadiran
pakar atau spesialis penyakit mata. Metode yang tepat untuk melakukan proses
diagnosa oleh aplikasi tersebut adalah forward
chaining, dikarenakan metode tersebut melacak berdasarkan urut-urutan gejala
yang muncul terlebih dahulu sebelum hasil diagnosa didapatkan.
1.2.
Identifikasi Masalah
Penggunaan sistem
pakar dalam diagnosa penyakit mata diharapkan mampu memberikan solusi permasalahan yang sering terjadi di masyarakat.
Masyarakat umumnya kurang memperhatikan masalah hama dan penyakit ini karena
hal-hal berikut :
1. Sarana dan prasarana yang minim adalah
masalah pokok bagi masyarakat yang tinggal jauh dari kota, terutama masyarakat
yang tinggal di luar pulau Jawa.
2. Masyarakat yang membutuhkan fasilitas kesehatan yang
memadai,
harus menempuh jarak
yang cukup jauh menuju kota agar dapat menggunakan layanan kesehatan yang dibutuhkan.
3. Jumlah tenaga ahli kesehatan yang spesifik, misalkan
spesialis penyakit mata, tidak seimbang dengan jumlah pasien.
4. Tidak adanya ahli/pakar di setiap kota.
1.3.
Ruang Lingkup
Permasalahan penelitian akan dibatasi pada hal-hal
sebagai berikut:
1. Penelitian ini hanya dibatasi hanya
untuk mendiagnosa penyakit mata kategori semi gawat berdasarkan gejala-gejala,
penyebabnya serta cara pengobatannya, ini dikarenakan banyaknya penyakit mata
dengan berbagai macam kemungkinan kombinasi gejala yang muncul, yang dapat
berjumlah sampai ratusan bahkan ribuan kemungkinan kombinasi.
2. Sumber pengetahuan diperoleh dari dokter
spesialis penyakit mata dan dari buku-buku tentang penyakit mata kategori semi
gawat.
3. Metode pelacakan yang digunakan adalah forward chaining.
1.4.
Rumusan Masalah
Dari ruang lingkup yang telah diuraikan, maka dapat dirumuskan
suatu masalah yaitu bagaimana sistem ini dapat membantu masyarakat dan tenaga medis dalam
menemukan penyebab penyakit yang diderita, sehingga memberikan kemudahan bagi tenaga medis
untuk segera melakukan
tindakan penanggulangannya?
1.5.
Tujuan Penelitian
Membuat
Aplikasi Sistem Pakar menggunakan metoda Forward Chaining untuk mendiagnosa penyakit
mata semi gawat pada manusia berdasarkan gejala-gejalanya menggunakan PHP dan MySql.
1.6.
Manfaat Hasil Penelitian
1.6.1.
Bagi Mahasiswa
Menambah pengetahuan,
mendapatkan bahan atau permasalahan untuk ditangani berkaitan dengan ilmu yang
selama ini telah dipelajari yaitu ilmu komputer
di bangku kuliah.
1.6.2.
Bagi Masyarakat
Hasil
penelitian dapat digunakan oleh semua tenaga medis untuk membantu proses
diagnosa penyakit mata yang diderita oleh masyarakat, dimanapun tenaga medis
tersebut berada. Hasil diagnosa tersebut dapat digunakan sebagai rujukan bagi
penanganan lebih lanjut untuk penyakit mata yang terdeteksi.