Rabu, 08 Januari 2014

Kesimpulan

Kesimpulan yang penulis ambil dari penelitian diatas adalah untuk memudahkan user yang mempunyai keluhan dengan mata dapat langsung berkonsultasi ringan dengan sistem, dan selanjutnya di tangani oleh pakar dengan referensi dari sistem yang sudah diketahui.
Metode Forward Chaining diharapkan dapat memberikan kebenaran hipotesa dari user sehingga user akan mendapatkan informasi yang hampir mendekati benar. selain dari itu, sistem yang dibangun juga diharapkan akan menjadikan salah satu tolak ukur bagi teknologi maju dan nantinya akan semakin marak dan ramai untuk kepentingan khalayak banyak.

Squence Diagram Interaksi User dengan Sistem


Flow Of Even Tanya Jawab User Dengan Sistem


Class Diagram

Class Diagram

Component Diagram

Component Diagram Pakar

Componen Diagram User/Pasien

Selasa, 07 Januari 2014

Activity Diagram


Activity Diagram User Login
Activity Diagram Pakar Login

Activity Diagram Tanya Jawab dengan Sistem

Use Case Diagram


Use Case Diagram User Login
Use Case Diagram Pakar Login

Use Case Diagram Tanya Jawab dengan Sistem

MK PENELITIAN SISFO BSI 16.7B.33_RVT

NAMA      : Andika Imam Santosa
NIM          : 16100049




Sistem Pakar Penyakit Mata

FAKULTAS TEKNIK SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA
BANDUNG
2013


PENDAHULUAN

Abstrak

Pembuatan sistem pakar penyakit mata adalah salah satu cara mengatasi keluhan penyakit pada mata dengan sistem komputerisasi, penyakit mata yang sering dialami adalah keluhan rabun jauh dan rabun dekat, setiap orang yang mengalami keluhan dengan matanya sering mengalami kesulitan dalam banyak hal, maka dari itu dengan adanya sistem pakar penyakit mata diharapkan akan mempermudah menganalisa keluhan mata bagi penderitanya tanpa harus berangkat ke dokter spesialis terlebih dahulu.
Pada akhirnya setelah program ini dibuat, diharapkan dapat mempermudah pekerjaan dokter spesialis dan mempermudah akses bagi penderita keluhan mata, yang nantinya akan ditangani secara profesional oleh dokter ahlinya, dengan seperti itu akan lebih mengefisienkan baik dari sisi dokter spesialis maupun dari penderita keluhan mata itu sendiri.

1.1.                  Latar Belakang

Mata sebagai jendela dunia bagi manusia adalah salah satu organ tubuh yang sangat penting. Sebagai salah satu dari lima indera manusia, mata berguna untuk menyampaikan informasi visual kepada otak. Apabila mata mengalami gangguan fungsi yang disebabkan penyakit, informasi yang dihasilkan dari lima indera akan mengalami ketidakseimbangan yang sudah pasti berujung pada gangguan dalam aktivitas keseharian manusia.
Penyakit mata yang termasuk dalam kategori semi gawat yang sampai saat ini dapat diidentifikasi sebanyak 19 macam, dengan 57 macam gejala yang mungkin saja muncul. Penyakit-penyakit tersebut jika tidak ditangani secara cepat dapat mengakibatkan kebutaan. Penanganan yang cepat dan tepat membutuhkan diagnosa yang akurat, dan diagnosa yang akurat membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk dokter dan pihak pasien.
Klinik atau rumah sakit bagi masyarakat perkotaan adalah fasilitas publik yang lumrah ditemukan, tetapi tidak bagi masyarakat yang tinggal jauh dari kota. Sarana dan prasarana yang minim adalah masalah pokok bagi masyarakat yang tinggal jauh dari kota, terutama masyarakat yang tinggal di luar pulau Jawa. Masyarakat yang membutuhkan fasilitas kesehatan yang memadai, harus menempuh jarak yang cukup jauh menuju kota agar dapat menggunakan layanan kesehatan yang dibutuhkan. Tetapi hal itu tidak menjamin bahwa masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan, karena dalam berbagai kasus jumlah tenaga ahli kesehatan yang spesifik, misalkan spesialis penyakit mata, tidak seimbang dengan jumlah pasien.
Sistem pakar dapat digunakan para dokter/tenaga medis sebagai alternatif dalam mendiagnosa penyakit mata, dengan waktu yang lebih singkat. Selain itu aplikasi tersebut diharapkan dapat digunakan dengan mudah oleh setiap tenaga kesehatan di manapun berada, tanpa keharusan kehadiran pakar atau spesialis penyakit mata. Metode yang tepat untuk melakukan proses diagnosa oleh aplikasi tersebut adalah forward chaining, dikarenakan metode tersebut melacak berdasarkan urut-urutan gejala yang muncul terlebih dahulu sebelum hasil diagnosa didapatkan.

1.2.                  Identifikasi Masalah

Penggunaan sistem pakar dalam diagnosa penyakit mata diharapkan mampu memberikan solusi permasalahan yang sering terjadi di masyarakat. Masyarakat umumnya kurang memperhatikan masalah hama dan penyakit ini karena hal-hal berikut :
1.      Sarana dan prasarana yang minim adalah masalah pokok bagi masyarakat yang tinggal jauh dari kota, terutama masyarakat yang tinggal di luar pulau Jawa.
2.      Masyarakat yang membutuhkan fasilitas kesehatan yang memadai, harus menempuh jarak yang cukup jauh menuju kota agar dapat menggunakan layanan kesehatan yang dibutuhkan.
3.      Jumlah tenaga ahli kesehatan yang spesifik, misalkan spesialis penyakit mata, tidak seimbang dengan jumlah pasien.
4.      Tidak adanya ahli/pakar di setiap kota.

1.3.                  Ruang Lingkup

Permasalahan penelitian akan dibatasi pada hal-hal sebagai berikut:
1.      Penelitian ini hanya dibatasi hanya untuk mendiagnosa penyakit mata kategori semi gawat berdasarkan gejala-gejala, penyebabnya serta cara pengobatannya, ini dikarenakan banyaknya penyakit mata dengan berbagai macam kemungkinan kombinasi gejala yang muncul, yang dapat berjumlah sampai ratusan bahkan ribuan kemungkinan kombinasi.
2.      Sumber pengetahuan diperoleh dari dokter spesialis penyakit mata dan dari buku-buku tentang penyakit mata kategori semi gawat.
3.      Metode pelacakan yang digunakan adalah forward chaining.

1.4.                  Rumusan Masalah

Dari ruang lingkup yang telah diuraikan, maka dapat dirumuskan suatu masalah yaitu bagaimana sistem ini dapat membantu masyarakat dan tenaga medis dalam menemukan penyebab penyakit yang diderita, sehingga memberikan kemudahan bagi tenaga medis untuk segera melakukan tindakan penanggulangannya?

1.5.                  Tujuan Penelitian

Membuat Aplikasi Sistem Pakar menggunakan metoda Forward Chaining untuk mendiagnosa penyakit mata semi gawat pada manusia berdasarkan gejala-gejalanya menggunakan PHP dan MySql.

1.6.                  Manfaat Hasil Penelitian

1.6.1.           Bagi Mahasiswa

Menambah pengetahuan, mendapatkan bahan atau permasalahan untuk ditangani berkaitan dengan ilmu yang selama ini telah dipelajari yaitu ilmu komputer  di bangku kuliah.

1.6.2.           Bagi Masyarakat

Hasil penelitian dapat digunakan oleh semua tenaga medis untuk membantu proses diagnosa penyakit mata yang diderita oleh masyarakat, dimanapun tenaga medis tersebut berada. Hasil diagnosa tersebut dapat digunakan sebagai rujukan bagi penanganan lebih lanjut untuk penyakit mata yang terdeteksi.